"We're living life to the fullest!"

KONSER AMAL YAYASAN BIJI SESAWI 18 Desember 2013

Talenta merupakan suatu pemberian berharga dari Tuhan yang perlu dikembangkan dan digunakan secara optimal. Talenta bukanlah sebagai suatu sarana semata untuk menjadi sukses, tetapi makna yang paling penting dari sebuah talenta ialah sebagai suatu alat untuk memenuhi tanggung jawab setiap individu untuk memperbaiki kualitas kehidupan bagi umat manusia. Yayasan Biji Sesawi (YBS) atau yang dikenal juga sebagai Full Life Community (FLC) merupakan sebuah yayasan yang memiliki program pemberdayaan sosial yang bertujuan menolong para anggotanya untuk mampu mencapai suatu kepenuhan hidup dalam hal terampil, memiliki budi pekerti dan moral, produktif, mandiri secara keuangan, dan memiliki integritas serta mengasihi sesama manusia. Yayasan ini memiliki perhatian khusus pada kaum ibu-ibu dan anak-anak yang berekonomi sangat lemah. Lokasi pelayanan mereka saat ini ada di tiga wilayah, yakni: wilayah Jakarta Utara, Tangerang dan Magelang (anak-anak korban letusan gunung Merapi). Tahun ini merupakan tahun ketiga, YBS-FLC menyelenggarakan konser amal untuk terus mendukung biaya pendidikan anak-anak Yayasan ini dengan target 100 anak bahkan lebih per tahunnya. Konser ini diprakarsai oleh John Paul, seorang gitaris klasik Indonesia. John tidak hanya peduli dengan musik klasik Indonesia, tetapi dia juga sangat peduli terhadap masa depan anak-anak Indonesia agar anak-anak ini tidak menyerah pada keadaan mereka dan bisa terus menempuh pendidikan mereka dan menggapai impian mereka. Melalui konser amal ini John ingin membagikan berkat kepada orang lain, khususnya dalam menggugah hati sesama untuk peduli dan berbagi kasih dalam program beasiswa anak-anak YBS ini. John yang merupakan salah satu alumni Universitas Kristen Satya Wacana, telah berhasil menyelesaikan studi masternya di bidang pertunjukan gitar di Koblenz International Guitar Academy, Jerman, tempat yang sama di mana ia merupakan kandidat Solist Diplom tahun 2014. Secara pararel, John melanjutkan studinya di Musica Domenico Cimarosa, di Avellino, Italia, di bawah bimbingan Prof. Lucio Matarazzo dan Prof. Aniello Desiderio, seorang gitaris yang fenomenal. Setiap tahun, John menyempatkan berkunjung ke Indonesia untuk menyelenggarakan konser dan juga memberikan master class gitar untuk kemajuan musik klasik di Indonesia.

Sebagai seorang penyaji musik, John Paul tidak hanya berkomitmen untuk memperkenalkan karya musik klasik standar kepada khalayak Indonesia. Namun, ia juga mendedikasikan dirinya untuk menyajikan karya musik dari para komposer Indonesia di Kancah Internasional. John berkesempatan menampilkan secara perdana di Indonesia, karya perdana Bapak Ananda Sukarlan khusus untuk solo gitar yang berjudul “The 5 Lovers of Drupadi”. Ia pun juga berkesempatan menampilkan secara perdana, karya Ananda Sukarlan untuk gitar dan penyanyi soprano/tenor yang berjudul “By the Seaside: Twilight”. John baru saja diundang untuk menampilkan karya Ananda Sukarlan dan David del Puerto, seorang komposer dari Spanyol bertempat di Conseratorio Amaniel di Madrid, Spanyol. Melalui konser ini, John mengajak tiga musisi Indonesia berbakat lainnya yang juga merupakan pendidik di bidang seni, yakni Jessica Josephine Januar (soprano), Benigna Brigida (gitaris), dan Leonardi Joewono (pianis) untuk mendukung konser musik klasik ini, yang diselenggarakan pada hari Rabu, 18 Desember 2013, pukul 19.30 WIB, bertempat di Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda, Jl. HR Rasuna Said, Kav. S3, Kuningan, Jakarta. Dalam konser ini, anak-anak YBS yang beberapa di antaranya baru saja menjadi korban kebakaran di wilayah Jakarta Utara tidak pantang menyerah. Secara khusus, anak-anak ini akan menampilkan salah satu tarian tradisional dari salah satu provinsi di Indonesia. Kemudian akan dilanjutkan sajian musik klasik dari John Paul beserta rekan-rekan musisi Indonesia lainnya. Beberapa karya yang akan ditampilkan antara lain:

  1. Concierto de Aranjuez karya Joaquin Rodrigo, suatu karya gitaris yang sangat terkenal, akan dibawakan oleh John Paul diiringi pianis Leonardi Joewono.
  2. Karya perdana dari maestro piano, Ananda Sukarlan yang berjudul World Premiere, akan dibawakan pertama kalinya di Indonesia oleh John Paul dan soprano Jessica Januar Josephine.
  3. Introduction and Variations on a Theme karya musisi klasik Mozart dan karya-karya menarik lainnya.

Akhir kata, dukungan rekan – rekan untuk mendukung konser ini sangat kami nantikan.